MATERI KELAS XI

📚 FAIRY TALE

1. Pengertian Fairy Tale

Fairy tale adalah  cerita imajinatif yang biasanya mengandung keajaiban, tokoh-tokoh tidak biasa, dan pesan moral.

Contoh fairy tale:

  • Cinderella
  • Snow White
  • Sleeping Beauty
  • Rapunzel
  • Beauty and the Beast
  • Hansel and Gretel
  • Little Red Riding Hood

2. Tujuan Fairy Tale

Karena fairy tale merupakan bagian dari narrative text, tujuan utamanya adalah to entertain the readers atau menghibur pembaca. Fairy tale juga sering menyampaikan nilai atau pelajaran melalui cerita. 

Jadi, tujuan fairy tale adalah :

  • To entertain → menghibur pembaca.
  • To tell an imaginative story → menceritakan kisah imajinatif.
  • To teach moral values → memberikan pesan/nilai moral.

3. Ciri-Ciri Fairy Tale

Fairy tale biasanya mempunyai beberapa ciri berikut:

  • Mengandung magic/keajaiban.
  • Menggunakan tokoh yang tidak biasa, seperti fairy, witch, giant, talking animals, prince, princess, dan sebagainya.
  • Cerita biasanya terjadi pada masa lampau yang tidak spesifik.
  • Memiliki problem/conflict.
  • Biasanya terdapat good character vs. evil character.
  • Menggunakan banyak kejadian yang bersifat imajinatif.
  • Sering mempunyai moral lesson.
  • Banyak fairy tale menggunakan pembuka seperti “Once upon a time...” dan sering berakhir dengan akhir bahagia. National Library of Scotland

4. Generic Structure

Karena fairy tale merupakan narrative text, struktur dasarnya adalah:

A. Orientation

Orientation adalah bagian pembukaan yang memperkenalkan:

  • Who → siapa tokohnya?
  • Where → di mana tempatnya?
  • When → kapan kejadiannya?

Contoh:

Once upon a time, there lived a beautiful princess in a large castle.

Artinya:

Pada zaman dahulu, hiduplah seorang putri cantik di sebuah kastil besar.


B. Complication

Complication adalah bagian ketika masalah atau konflik mulai muncul.

Contoh:

One day, an evil witch cursed the princess.

Artinya:

Suatu hari, seorang penyihir jahat mengutuk sang putri.

Biasanya bagian ini menjadi bagian terpanjang dalam cerita karena konflik berkembang hingga mencapai puncaknya. 


C. Resolution

Resolution adalah bagian ketika masalah mulai diselesaikan.

Contoh:

Finally, the prince defeated the witch and saved the princess.

Artinya:

Akhirnya, sang pangeran mengalahkan penyihir dan menyelamatkan sang putri.

Resolusi tidak selalu harus bahagia; sebuah narrative dapat berakhir dengan penyelesaian yang baik maupun buruk. 


D. Coda / Moral Lesson

Bagian ini opsional. Coda biasanya berisi pesan moral atau pelajaran yang dapat diambil dari cerita. 

Contoh:

We should always be kind to others.

Artinya:

Kita harus selalu bersikap baik kepada orang lain.


5. Language Features

A. Simple Past Tense

Karena fairy tale biasanya menceritakan kejadian yang sudah terjadi, banyak kalimat menggunakan Simple Past Tense. UIN Jakarta Repository

Contoh:

PresentPast
gowent
seesaw
meetmet
livelived
helphelped
findfound
havehad
taketook

Contoh kalimat:

Cinderella went to the palace.

Cinderella pergi ke istana.


B. Action Verbs

Digunakan untuk menunjukkan tindakan tokoh.

Contoh:

  • went
  • walked
  • ran
  • opened
  • helped
  • found
  • saw
  • met
  • fought
  • escaped

Contoh:

The prince fought the dragon.


C. Time Connectives

Digunakan untuk menunjukkan urutan kejadian.

Contoh:

  • Once upon a time → pada zaman dahulu
  • One day → suatu hari
  • Then → kemudian
  • After that → setelah itu
  • Suddenly → tiba-tiba
  • Finally → akhirnya
  • Afterwards → setelah itu

Contoh:

One day, Cinderella met a prince. Then, they danced together. Finally, the prince found Cinderella.


D. Adverbs

Digunakan untuk memberikan informasi tambahan tentang bagaimana, kapan, atau di mana suatu kejadian terjadi.

Contoh:

The princess lived happily.

The witch suddenly appeared.

6. Contoh Fairy Tale Singkat

Cinderella

Orientation:

Once upon a time, there lived a beautiful girl named Cinderella. She lived with her stepmother and two stepsisters. They treated her badly.

Complication:

One day, the king invited everyone to a royal ball. Cinderella wanted to go, but her stepmother did not allow her. Suddenly, a fairy godmother appeared and helped Cinderella. She gave Cinderella a beautiful dress and a carriage.

Resolution:

Cinderella went to the ball and met the prince. They danced together. At midnight, Cinderella ran away and accidentally left one glass slipper behind. The prince searched for the girl who owned the slipper. Finally, he found Cinderella.

Coda/Moral Lesson:

Cinderella and the prince lived happily ever after. The story teaches us that kindness and patience can lead to happiness.


7. Kosakata Penting

EnglishIndonesian
fairyperi
witchpenyihir
spellmantra/sihir
magicsihir
kingdomkerajaan
castleistana/benteng
princepangeran
princessputri
queenratu
kingraja
stepmotheribu tiri
stepsistersaudara perempuan tiri
giantraksasa
dragonnaga
enchantedterkena sihir
cursekutukan
rescuemenyelamatkan
marrymenikah
eviljahat
braveberani
beautifulcantik/indah
happilydengan bahagia

🎯 Yang paling penting untuk dihafalkan dan dipahami

  1. Fairy tale = cerita dongeng/imajinatif.
  2. Tujuan = to entertain dan sering memberikan moral lesson.
  3. Struktur = Orientation, Complication, Resolution, Coda.
  4. Tense utama = Simple Past Tense.
  5. Banyak menggunakan action verbs.
  6. Menggunakan time connectives seperti once upon a time, then, suddenly, finally.
  7. Ciri khas = magic, imaginary characters, conflict, dan moral lesson.


Comments

Popular posts from this blog